Khittah 1926 di Tengah Godaan Politik Kekuasaan

HA. Muntaha Mansur (Nyantri di Kalimetro dan FNKSDA) Lahirnya ormas Nahdlatul Ulama (NU) patutlah dimaknai sebagai salah satu keberkahan yang Tuhan turunkan di Indonesia. Ia merupakan magnum opus dari para […]

Reformasi Dibajak, Kapan Revolusi?*

Oleh: In’amul Mushoffa (Direktur Intrans Institute, Pegiat Front Nahdiyyin untuk Kedulatan Sumber Daya Alam)   *Editorial ini  awalnya adalah teks orasi yang ditulis secara terburu-buru untuk disampaikan dalam agenda “Quo […]

HAM dalam Ruang Demokrasi Oligarki

Oleh: Abdurrachman Sofyan (Peneliti Intrans Institute) Hak asasi manusia pasti melekat dan tidak dapat terpisahkan (Smith, Dkk: 2008, Alkatiri: 2010. Nasution: 2014). Kira-kira begitu tagline besar dari pandangan liberal mengenai […]

Gerakan Feminis dan Perjuangan Kesetaraan Asimetris

Oleh: Maryam Jameela (Mahasiswi Psikologi UIN Malang, Pegiat FLAC Malang) Tanggapan atas Penindasan Berlapis dan Gerakan Perempuan Ekspansi gerakan feminis dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Namun […]

Mengenang Reformasi sebagai Proyek Gagal

Oleh : Haris Samsuddin (Peneliti Intrans Institute) Quo Vadis Reformasi: Sebuah Refleksi Tak terasa perjalanan reformasi kini sudah memasuki usianya yang ke-19 tahun. Ibarat manusia, ia tentu sudah memasuki masa […]

Psikologi Sebagai Senjata Revolusi*

Abdul Hafidz Ahmad (Peneliti Intrans Institute)   Seluruh penonton di stadion sepakbola tiba-tiba berdiri. Sambil mengibar-ngibarkan bendera, mereka bernyanyi:“Tiranos temblad!” (Gemetarlah dikau, para tiran!). Para jenderal militer sontak kebingungan. Sejak […]

Membongkar Neo-Imperialisme, Menyelamatkan NGO

In’amul Mushoffa (Deputi Direktur Intrans Institute)   “Dalam kenyataannya, organisasi non pemerintah bukanlah non pemerintah. Mereka menerima dana dari pemerintah-pemerintah berbagai negara di seberang lautan, atau mereka bekerja sebagai sub […]